Layanan perpustakaan yang biasanya dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pemustaka dengan mendatangi gedung perpustakaan. Kini semuanya berubah, karena adanya Pandemi Covid-19 yang melarang kegiatan berkerumunan dan mengharuskan setiap orang untuk tetap dirumah, sehingga perpustakaan pun diwajibkan untuk tutup sementara dalam beberapa waktu sampai penyebaran virus Covid-19 menurun.
Hal tersebut membuat pihak perpustakaan dan pustakawan harus berusaha untuk mencari cara agar tetap survive menghadapi Pandemi Covid-19. Membuat inovasi baru agar perpustakaan tetap dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas sehingga fungsi perpustakaan tetap berjalan sesuai dengan semestinya. Perpustakaan Kemdikbud merupakan Perpustakaan Khusus dimana perpustakaan ini memiliki fungsi sebagai perpustakaan rujukan, pusat deposit, dan pusat sumber belajar masyarakat di lingkungan lembaga induk.
Perpustakaan Kemdikbud memiliki berbagai macam layanan dan koleksi daring yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Pada saat ini, Perpustakaan Kemdikbud memprioritaskan layanan secara daring dengan koleksi digitalnya. Aku akan menyorot salah satu aplikasi yang dimiliki oleh Perpustakaan Kemdikbud yang memberikan layanan online berupa perpustakaan dalam bentuk digital sehingga dapat diakses dan dimanfaatkan pemustaka dimanapun dan kapanpun dengan menggunkan jaringan internet. Yuk simak bareng-bareng tentang Aplikasi EPerpusdikbud ini!
Aplikasi ini diluncurkan
oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk para pemustaka. EPerpusdikbud
merupakan bentuk aplikasi perpustakaan digital kemdikbud yang menyediakan
koleksi digital berupa buku, majalah, ataupun koran yang dapat dipinjam secara online.
Dari data per 30 September 2020,
total koleksi yang dimiliki oleh EPerpusdikbud sejumlah 2.573 Judul, dan total
pengguna sebanyak 25.374 pengguna. Salah satu pustakawan Perpustakaan Kemdikbud
menyatakan bahwa ‘Pengadaan koleksi non-buku pada Perpustakaan Kemdikbud dilakukan
melalui hibah dan pembelian. Salah satu contohnya seperti koleksi dalam EPerpusdikbud
yang berlangganan dengan Gramedia’.
Aku adalah salah satu
pengguna EPerpusdikbud, aplikasi ini sangat mudah untuk digunakan dan diakses,
banyak sekali koleksi yang dapat dipinjam dan peminjaman koleksi digital pada
aplikasi ini memiliki batas waktu tertentu. Apabila koleksi sudah selesai
digunakan, maka pemustaka dapat mengembalikan koleksi tersebut.
Untuk kalian yang ingin menggunakan
aplikasi EPerpusdikbud untuk meminjam buku, aku akan memberikan informasi bagaimana
cara mengakses EPerpusdikbud. Aplikasi ini bisa kalian unduh melalui AppStore ataupun
GooglePlay. Langkah selanjutnya diantaranya:
- Isi identitas diri anda dengan mengisi kolom
yang tersedia, terdiri dari Nama, Gender, Tanggal Lahir, Email, dan Password. Lalu
klik Register dan klik Agree pada setiap kebijakan yang dilampirkan pada
aplikasi tersebut.
- Verifikasi email kalian dengan membuka
kontak masuk pada email yang kalian gunakan.
- Pilih buku yang ingin kalian pinjam, kalian
dapat memilih kategori buku yang sedang anda cari.
- Tekan tombol Pinjam, maka secara otomatis koleksi
yang kalian pinjam akan terunduh dan langsung dapat bisa dibaca. Selamat membaca!
Mudah sekali bukan? Jadi menurutku, Pandemi Covid19 ini tidak akan menghalangi kita untuk tetap mengakses perpustakaan. Selalu ada inovasi yang dikeluarkan oleh setiap perpustakaan, khususnya Perpustakaan Kemdikbud. Dengan adanya EPerpusdikbud maka pemustaka Perpustakaan Kemdikbud tetap bisa mengakses dan memanfaatkan koleksi yang disediakan oleh Perpustakaan Kemdikbud.
Perpustakan Kemdikbud juga memanfaatkan sosial media sebagai sarana mereka untuk berinteraksi dengan pemustaka, sehingga Perpustakaan Kemdikbud tetap eksis. Akun Official Instagram Perpustakaan Kemdikbud sangat rapi dan diisi dengan berbagai macam informasi yang menarik dan informatif. Banyak sekali informasi tentang pembaharuan koleksi digital yang dimiliki Perpustakaan Kemdikbud, dalam kontennya perpustakaan ini juga sering membagikan tentang berbagai macam tips dan trik menghadapi berbagai permasalahan yang kita hadapi sehari-hari seperti tips menjaga kesehatan mata saat membaca, tips tetap produktif saat work from home, informasi tentang keterampilan apa saja yang harus dimiliki pada abad ke-21, dan lain-lain. interaksi yang dilakukan antara pemustaka dan pustakawan perpustakaan kemdikbud juga dapat dilihat di kolom komentar akun @perpustakaandikbud dimana pustakawan terlihat ramah dan sabar dalam merespons berbagai macam komentar dari pengguna Instagram lainnya.
Selain itu, Perpustakaan Kemdikbud beberapa kali melakukan Give Away dengan membagikan buku dan merchandise kepada pemenang giveaway di Instagram. Karena keaktifan akun Instagram Perpustakaan Kemdikbud, maka banyak sekali pengikut Instagram Perpustakaan Kemdikbud yang mengikuti giveaway. Hal ini sangat menarik dan dapat meningkatkan audiens pada sosial media yang dimiliki Perpustakaan Kemdikbud.
Itu dia beberapa hal-hal yang dilakukan oleh Perpustakaan Kemdikbud untuk tetap bertahan dan berkembang di masa pandemi Covid-19. Jadi Pandemi Covid-19 tidak bisa dijadikan alasan untuk perpustakaan berhenti dalam mengembangkan kreatifitas dan inovasinya! Terima Kasih teman-teman yang sudah membaca tulisan ini, jangan lupa untuk jaga kesehatan yaaaa!!

